Sri Lestari (angkatan 1, lulus 2007)

Sri Lestari adalah anak pertama dari dua bersaudara. Putri seorang pedagang yang berasal dari Kediri. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar sampai dengan SMU selalu menjadi siswa yang berprestasi. Sejak diterima di ITB tahun 2002 jurusan Teknik Industri, prestasinya tidak pernah mengecewakan. Semula memperoleh beasiswa dari Keluarga Mahasiswa Kediri tapi kemudian program tersebut mengalami masalah keuangan sehingga tidak bisa melanjutkan beasiswanya. Sejak tahun 2005 studinya dibiayai oleh Yayasan Beasiswa Alumni ITB78.  Pada bulan Maret tahun 2007 Sri Lestari berhasil lulus dari ITB dan sejak bulan Juli bekerja di PT Schlumberger.

Berikut ini adalah komentar Sri Lestari tentang Beasiswa ITB78:

‘Menjadi penerima beasiswa YAITB78 adalah suatu karunia tersendiri bagi saya. Selain memberikan bantuan materiil, YAITB78 juga memberikan coaching, mentoring, dan counselling yang tidak semua pemberi beasiswa melakukannya.

Bantuan moril ini amat sangat berarti bagi saya dalam memecahkan persoalan-persoalan yang saya hadapi semasa kuliah sampai lulus, hingga memilih pekerjaan dan cara memandang masa depan. Dengan mendengar berbagai cerita dan pengalaman dari bapak dan ibu alumni ITB78 saya menjadi sangat termotivasi untuk bisa mengikuti jejak dan kalau bisa melampaui kesuksesan Bapak2/Ibu2 alumni ITB78.   

Terima kasih atas semua bantuan dari Bapak2/Ibu2 sekalian. Saya doakan semoga Ikatan Alumni ITB78 semakin maju dan berkembang di masa mendatang!’

 

Yopie Yanintra (angkatan 2, diwisuda Oktober 2009)

”Alhamdulillah Opi sangat bersyukur sekali dapat menjadi salah satu penerima beasiswa IA ITB’78. Bagi opi beasiswa ini adalah beasiswa plus – plus yang rasanya belum pernah ada di ITB. Karena selain menerima beasiswa dalam bentuk materil opi juga memperoleh beasiswa berupa dorongan moral dan spiritual, ikatan yang terjalin dengan bapa ibu yang ada di IA ITB’78 pun tidak hanya sekedar ikatan kelembagaan saja namun juga ikatan kekeluargaan yang jarang ditemui di lembaga – lembaga lain yang sejenis.

SKS tambahan pun kerap kali Opi peroleh yang rasanya tidak mungkin bisa Opi dapatkan di bangku kuliah manapun melalui pembelajaran dari cerita – cerita dan pengalaman hidup yang bapak ibu bagikan bahkan seringkali menjadi sumber inspirasi serta motivasi yang sangat berarti bagi Opi. Opi sangat berharap Opi bisa mengikuti jejak langkah bapa ibu di IA ITB’78 di masa mendatang, untuk itu bimbingan serta arahan bapa ibu senantiasa Opi nantikan. Kedepannya semoga IA ITB’78 dapat tetap solid, maju dan berkembang.  Thanks for everything dan  JAYA SELALU IA ITB’78!!!-^__^-

Ima Muryani (Angkatan 1, Teknik Industri, lulus 2008)

Kembali saya ingin mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu semuanya atas semua yang telah bapak dan ibu berikan semenjak saya menginjakkan kaki di ITB.

Saat ini saya tengah bekerja di sebuah perusahaan kosmetik. Perusahaan yang sama semenjak terakhir saya bertemu dengan bapak dan ibu semua. Saya saat ini menduduki jabatan kepala/manajer di departemen produksi di perusahaan ini, PT. Pusaka Tradisi Ibu, produsen kosmetik Wardah,jika ibu2 pernah dengar namanya. Memang bukan perusahaan besar,namun pekerjaannya cukup menantang.

Posisi ini dalam aturan sebenarnya,harusnya diduduki oleh seorang apoteker, sarjana teknik kimia atau kimia. Namun entah kenapa pemiliknya mempercayakan posisi ini kepada saya. Dan alhamdulillah, selama satu tahun ini, produksi bisa berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terjadi kekacauan apa-apa walaupun kepala produksinya adalah seorang sarjana TI.



DEDEN (Angkatan 2, Elektro, lulus 2008)

Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni ITB'78, terutama pak Marzan, pak Hari, ibu Arky dan pengurus yayasan beasiswa ikatan alumi ITB'78. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak atas semua bantuannya semoga Allah SWT membalas kebaikan ibu-bapak semuanya dengan yang lebih baik.

Saya akan kuliah S2 di Jepang (TOKAI UNIVERSITY) mengambil kuliah tentang PLTN (GIANT program). Saya dapat beasiswa dari pemerintah Jepang untuk belajar di sana. Saya mendapat beasiswa atas bantuan pak Marzan. Terima kasih banyak pak Marzan.

Saya akan berangkat hari ini 1 April 2010 pukul 21:55 WIB . Oleh karena itu saya ingin pamit ke bapak-ibu alumni ITB'78 untuk belajar. Mohon doanya, semoga saya bisa belajar dengan baik dan lancar sehingga dapat menjadi orang yang lebih baik. Amin.

IIN PARLINA (angkatan 2, Teknik Kimia, lulus 2010)

Bapak dan Ibu Alumni ITB 78 yang telah memberikan segenap kasih sayangnya kepada saya, kedua orang tua saya pun menyampaikan terim kasih yang sangat dalam untuk Bapak dan Ibu sekalian, terima kasih karena telah membantu anak mereka hingga bisa menyelesaikan pendidikannya, mohon maaf karena mereka tidak bisa menyampaikannya secara langsung karena keterbatasan yang ada, teriring doa semoga apa2 yang Bapak dan Ibu berikan, dibalas oleh Allah Swt dengan sebaik-baik balasan…

Bapak dan Ibu, kini saya telah lulus, sebuah masa depan terbentang di hadapan saya, dan untuk menghadapinya, saya memerlukan kekuatan yang sangat besar yang mungkin tidak bisa ditanggung oleh saya sendiri. Oleh karena itu, saya mengharapkan doa dari Bapak dan Ibu sekalian, doa agar saya kuat menghadapi apa yang ada di depan saya, doa agar saya dapat mencapai impian saya dan mengamalkan ilmu saya untuk sebesar-besar kemaslahatan bangsa dan Negara ini, sehingga bantuan Bapak dan Ibu sekalian yang sudah membantu pendidikan saya di ITB ini dapat mengalir dan dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat. Mohon doakan saya juga Pak, Bu, semoga apa yang sudah kalian berikan kepada saya bisa saya teruskan kepada adik-adik saya dan anak-anak generasi Indonesia berikutnya seperti apa yang Bapak dan Ibu lakukan, memberikan kebahagiaan yang tiada terkira kepada orang-orang yang membutuhkan, yang ingin belajar namun terkendala biaya, yang ingin berkarya untuk bangsa namun terkendala dana. Semoga saya pun dapat melakukan dengan baik hal tersebut, sehingga kebaikan Bapak dan Ibu dapat diteruskan sampai generasi berikut dan berikutnya,, berantai dan tak pernah berakhir.

Do’a dari saya untuk Bapak dan Ibu, semoga kebarakahan senantiasa ada di dalam setiap aktifitas Bapak dan Ibu, semoga kesehatan Allah berikan kepada Bapak dan Ibu, semoga Allah memberikan pundak yang kuat dan kokoh untuk Bapak dan Ibu menanggung amanah yang dititipkan Allah kepada Bapak dan Ibu, diberikan kekuatan dan kemudahan, serta kelancaran, diberikan anak-anak yang shaleh dan shalehah yang senantiasa memberikan do’a terbaik mereka untuk kalian yang rela memberikan kebahagiaan kepada anak yang lain yang juga ingin bersekolah. Tiada kata lain selain mengharapkan yang terbaik dari Allah untuk Bapak dan Ibu…….